Assalamu'alaikum.... Selamat datang...

Kamis, 24 Mei 2012

Minyak Goreng Kelapa Bikin Masakan Lebih Sedaaap....

Sejak membaca artikel mengenai manfaat dan kelebihan minyak kelapa, saya mulai coba-coba membeli minyak goreng kelapa dan memakainya untuk memasak di rumah. Awalnya, saya pikir kalau menggunakan minyak goreng kelapa yang harganya relatif lebih mahal dari minyak sawit (+- 2 x lipat) bakal bikin jebol anggaran dapur. Namun setelah saya memakai minyak kelapa, pada kali pertama pakai saja saya sudah terkesima. Waktu itu saya gunakan untuk menggoreng ikan kembung. Dari baunya saja agak berbeda jika dibanding dengan menggoreng pakai minyak sawit. Aromanya benar-benar wow.... Menggoda....banget.... Itu baru baunya.... Pas dicicip, emm.... memang beda, lho... Bukan iklan, kok. Karena sebagai ibu rumah tangga yang termasuk kategori jarang masak enak (amatir kok gak naik-naik tingkatannya...). Jadi malu.... Tapi, setelah merasakan bedanya cita rasa masakan yang dimasak dengan minyak kelapa, entah kenapa, saya jadi pengen masak lagi, dan lagi... Karena... masakan jadi laku, alias disukai anggota keluarga dan mulai pada mau makan masakan di rumah. Alhamdulillah.....

Dan masalah anggaran yang dikhawatirkan akan jebol-jebol karena harga minyak yang lebih mahal, saya rasa tidak perlu lagi dikhawatirkan. Karena minyak goreng kelapa lebih tahan panas daripada minyak sawit. Berdasarkan pengamatan saya, setelah minyak kelapa digunakan untuk menggoreng ikan selama 3 tahap, (3 kali nyemplungin, karena ukuran wajan agak kecil) minyaknya masih jernih. Jika dibandingkan dengan minyak sawit, biasanya untuk cemplungan (apa, ya, bahasa bakunya?) yang kedua saja sudah kecoklatan, cemplungan yang ketiga siap-siap, deh, gosong... Kalau saya, lho.... (sekali lagi, ini analisa versi amatir) Jadi, kalau jelantah hasil goreng ikan sudah tidak layak untuk digunakan lagi. Ini untuk masak ikan.

Minyak ini habis dipake goreng kerupuk lumayan banyak.
Yang agak item itu emang wajannya, ya... :)
Gak kelihatan kalau ada minyak, ya? Saking beningnya...
Tapi bisa terlihat dari aliran minyak yang jatuh dari sothilnya
(apa pula ini bhs Indonesianya???)
Kemudian, ketika saya menggoreng kerupuk, karena saya gunakan minyak yang tidak terlalu banyak (wajan imut, tetep....) jadi proses menggorengnya jadi agak lama karena kerupuk yang digoreng agak banyak. Dari awal minyak kelapa baru, sampai selesai goreng-goreng kerupuk udangnya, kok ya masih bening aja.... Hmmm.... hebat bener... nih, minyak kelapa... Otomatis, penggunaan minyak kelapa sebenarnya bisa bikin acara masak lebih hemat, karena minyaknya masih bisa digunakan lagi untuk memasak. Atau minimal, gak beda jauh dengan konsumsi minyak sawit. Intinya.... anggaran dapur masih aman, lah....

Eh iya... nggak cuma urusan hasil goreng-menggoreng. Tumis-menumis dan lain-lainpun saya rasakan hasilnya memuaskan selera. Gurihnya berasa. Apalagi jika gula yang digunakan gula merah (gula jawa), masakan terasa lebih nendang (ati-ati ketendang, ya.... :D). Tapi, tergantung jenis masakannya juga, sih... (Deg-degan.... Khawatir dijewer pakar kuliner gara-gara yang nulis di sini lagi sotoy. hehe....)

Sekarang, saya jadi nggak mau pindah ke lain minyak, dech... Karena, pengeluaran tidak jauh beda, tapi hasil masakannya itu, lho.... Bener-bener... rasa nggak pernah bohong.... Padahal saya tidak menggunakan penyedap masakan lagi (kecuali yang udah nyangkut di bakso, sosis, atau produk jadi yang memang dari sononya pake MSG). Tapi karena saya sendiri alergi sama MSG, jadi bumbu penyedap yang macem-macem merknya itu sangat jarang bahkan saya hindari pemakaiannya. Wis, lah... pakai minyak kelapa udah bikin masakan inuk tenan, kok... Lebih sehat, lagi.... Pantes aja jika beberapa restoran ternama tetap menggunakan minyak kelapa untuk mempertahankan kualitas menu yang disajikannya... Cen wenak, je.... Hehehe...metu Watese :)  

Yang jadi masalah, kenapa di pasaran masih agak sulit ditemukan minyak goreng kelapa. Dari pertama mulai ngeh dengan minyak kelapa dan segudang kelebihannya, merk yang saya temui kok ya masih itu-itu saja. Si Mister B***o. Beda sekali dengan minyak sawit. Beragam merk dan beraneka kemasan bisa dengan mudah ditemui. Dari warung kecil sampe hypermarket, minyak sawit begitu mendominasi. Padahal jika dilihat dari potensi alam di Indonesia, bukankah kelapa merupakan tanaman yang bertebaran di segala penjuru tanah air? Halow.... pengusaha Indonesia.... Minyak peninggalan nenek moyang kita ini luar biasa, lho.... Kok pada kurang berminat ya....???

Sebagai seorang anak bangsa yang bukan siapa-siapa dan belum bisa berbuat banyak, hanya harapan dan doa yang bisa dipanjatkan. Semoga kelak di kemudian hari (mudah-mudahan sih nggak lama lagi), minyak kelapa yang awalnya menjadi andalan masyarakat nusantara yang kini terasingkan oleh penetrasi industri minyak sawit yang begitu kental dengan nuansa politik kapitalisme, akan kembali bergeliat dan menjadi tuan di rumah sendiri pada akhirnya nanti. Amin... ya Rabbal 'alamin....

Buat teman-teman yang masih sayang dengan kesehatannya, mulai gunakan minyak kelapa, yuuukkkk...... ;)

13 komentar:

KIM mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...

Ada juga minyak goreng kelapa merk Ikan Dorang di lotte mart.

Ade mengatakan...

Saya juga pengguna minyak kelapa. Awalnya saya dikasih tau orang akan bagusnya menggunakan minyak kelapa. Pertama nyoba bikin ketagihan karena rasa masakan jadi harum kelapa. Jadi menambah nafsu makan.

Di Superindo ada minyak kelapa yang dijual Rp.19.000,- dengan merk Superindo. Pabrik mitranya produksi jakarta. Harga lebih murah. Salam

Anonim mengatakan...

terima kasih udah share...

atikah bararah mengatakan...

Terima kasih banyak Bu sharenya. kebetulan baru mau coba pindah ke minyak kelapa, tapi berat di budget, eh nemu ini #telatbangetyak. Bermanfaat sekali! salam sehat selalu. :D

ummu nadifa mengatakan...

Sama-sama, Bu Atikah.
Monggo, jangan ragu-ragu kalau mau pindah ke minyak kelapa.
Dan segera rasakan manfaatnya.

Oiya, sekedar tips aja, kalau memilih minyak goreng kelapa, seyogyanya dipilih yang terbuat dari santan segar. Itu akan lebih baik hasilnya jika dibanding dengan minyak yang berasal dari kopra.

Semoga sehat selalu, dan salam buat keluarga sehat Anda. :)

ummu nadifa mengatakan...

Buat teman-teman yang sudah berbagi informasi di atas, terima kasih juga sharing infonya....

Salam sehat keluarga Indonesia.

Najoenda mengatakan...

Minyak kelapa memang lebih mahal per liternya bunda,, tapi sekarang saya juga pake Mr. B**CO,, awalnya iseng2 waktu belanja di superindo karena ada diskon.... tapi jadi ketagihan gini, buat goreng sampe 8 kali juga tetep bening kayak air... saya pake buat kerupuk mpe bakwan deh,, ga ada perubahan warna n ga ada aroma tengik,, ini minyak tetep ajah wangi kelapa..... keren deh produk asli indonesia,, top buat masak apa ajah....

Herdiana mengatakan...

Better late than never..aduh ,terimakasih yaa ibu2, sungguh manfaat sy membacanya..

Dwi Ari Normawati mengatakan...

alhamdulillah.... senang mendengarnya. jadi, sekarang udah tidak mau pindah ke lain hati, eh, migor, kan, ya.... sayangi keluarga kita, ya, bun.... salam kenal dan matur nuwun sudah mampir di blog sy... :)

Dwi Ari Normawati mengatakan...

yup.... absolutely. sama2, bun... senang mendengarnya. :)

andi himawan mengatakan...

Kalau yg kemasan jerigen dijual dimana y Bun?

Dwi Ari Normawati mengatakan...

Mohon maaf, Pak Andi Himawan... terlambat posting balasan hingga satu tahun.
waktu itu saya belum jualan minyak goreng kelapa. Tapi alhamdulillah, sekarang sudah bisa ikut berpartisipasi dalam mendistribusikan minyak goreng kelapa dengan brand "Herco" yang dibuat dari santan kelapa segar, bukan dari kopra. Lebih sehat dan lebih hygienis tentu saja.

Untuk kemasan, kami menyediakan dalam kemasan 1 liter maupun jerigen 5 liter dan 20 liter.

Bagi yang ingin order, silahkan hubungi no 0819-3206-8533.
Untuk fast respon, bisa hub kami via WA.

Terima kasih sudah singgah... :)

.